Talenan, sendok kayu, dan cobek kayu adalah sahabat dapur yang setia. Kayu yang dirawat dengan benar dapat bertahan bertahun-tahun, tidak retak, dan tetap higienis. Perawatannya sederhana, tetapi sering diabaikan.
Tahap 1Mencuci dengan benar
Cuci peralatan kayu dengan air hangat dan sabun segera setelah dipakai, lalu bilas. Jangan merendamnya lama atau memasukkannya ke mesin pencuci piring, karena kayu akan menyerap air, memuai, dan retak.
Untuk talenan yang dipakai memotong daging mentah, bersihkan dengan sangat teliti untuk mencegah kontaminasi silang.
Tahap 2Mengeringkan
Lap hingga kering dan biarkan berdiri tegak di tempat berangin agar kedua sisi kering merata. Talenan yang dibiarkan basah dalam posisi datar mudah melengkung dan berjamur.
Jangan mengeringkan di dekat kompor yang panas.
Tahap 3Memberi minyak food grade
Oleskan minyak mineral food grade atau campuran minyak dan lilin lebah khusus peralatan dapur secara berkala, biarkan meresap, lalu seka kelebihannya. Lakukan lebih sering untuk peralatan yang baru atau sering dicuci.
Hindari minyak goreng biasa yang dapat menjadi tengik.
Tahap 4Bau, noda, dan kapan mengganti
Bau bawang atau ikan dapat dikurangi dengan menggosok permukaan memakai garam kasar dan jeruk nipis, lalu dibilas. Noda ringan dapat diamplas halus.
Ganti talenan yang memiliki retakan dalam atau alur goresan yang sulit dibersihkan, karena dapat menjadi tempat bersarangnya kuman.