Meja kayu yang dipakai setiap hari untuk bekerja atau bermain game menanggung banyak beban: gelas minuman, gesekan mouse, sandaran pergelangan tangan, dan sesekali tumpahan. Lama-kelamaan permukaannya kusam di area tertentu. Banyak kerusakan ini dapat diperbaiki tanpa mengganti meja.
Tahap 1Noda bekas gelas
Noda putih berbentuk cincin biasanya berarti kelembapan terperangkap di lapisan finishing, bukan di kayu. Noda seperti ini kadang dapat dihilangkan dengan panas ringan atau poles halus. Noda hitam menandakan air sudah meresap ke kayu dan biasanya memerlukan pengamplasan.
Uji metode apa pun di bagian yang tidak terlihat terlebih dahulu.
Tahap 2Goresan ringan dan dalam
Goresan yang hanya di lapisan atas dapat disamarkan dengan poles atau penambahan lapisan tipis. Goresan yang masuk ke kayu dapat diisi dengan dempul atau lilin berwarna yang sesuai.
Goresan yang banyak dan dalam mungkin memerlukan refinishing seluruh permukaan meja.
Tahap 3Area aus karena pemakaian
Area tempat pergelangan tangan bertumpu sering kehilangan lapisan karena gesekan dan minyak kulit. Bersihkan area tersebut, amplas ringan, lalu beri lapisan baru yang menyatu dengan sekitarnya.
Untuk hasil yang merata, sering lebih mudah melapisi ulang seluruh permukaan atas.
Tahap 4Pilih finishing yang tahan
Untuk meja yang sering dipakai, pilih finishing yang tahan gores dan tahan air, seperti pernis poliuretan. Finishing minyak memberi kesan alami tetapi membutuhkan perawatan lebih sering.
Gunakan alas mouse dan tatakan gelas untuk menjaga hasil restorasi tetap awet.