Banyak keluarga memiliki meja, lemari, atau kursi kayu yang masih kokoh tetapi tampak kusam. Mereka enggan membuang barang yang punya nilai sentimental, tetapi tidak tahu cara memperbaikinya. Di sinilah jasa refinishing rumahan menemukan pasarnya.
Tahap 1Peralatan dasar
Mulailah dengan mesin amplas, amplas berbagai tingkat kekasaran, scraper, kuas berkualitas, kain lap, dempul kayu, klem, dan perlengkapan keselamatan seperti masker dan sarung tangan. Spray gun dapat ditambahkan ketika pesanan semakin banyak.
Ruang kerja perlu ventilasi yang baik, terlindung dari hujan, dan cukup terang.
Tahap 2Menentukan tarif
Tarif dapat dihitung per barang, per meter persegi permukaan, atau per jam kerja ditambah bahan. Pertimbangkan tingkat kerusakan, jenis finishing yang diminta, dan detail ukiran yang memperlama pengerjaan.
Berikan penawaran tertulis setelah melihat barang secara langsung.
Tahap 3Pelanggan pertama
Kerjakan beberapa barang milik sendiri atau keluarga sebagai contoh hasil kerja. Tawarkan jasa kepada tetangga, kantor, atau toko barang bekas. Foto sebelum dan sesudah yang jujur adalah alat pemasaran yang sangat kuat.
Jangan memakai foto karya orang lain sebagai portofolio.
Tahap 4Menjaga kualitas
Jangan terburu-buru melewati waktu kering setiap lapisan, karena hasil akhir yang buruk sering berasal dari lapisan yang belum kering sempurna. Jelaskan cara perawatan kepada pelanggan saat menyerahkan barang.
Garansi singkat untuk masalah seperti lapisan mengelupas menunjukkan keyakinan pada kualitas kerja.