Banyak perajin menentukan harga refinishing berdasarkan perkiraan: 'meja segini biasanya sekian'. Kadang untung, kadang rugi tanpa disadari. Mencatat data setiap proyek adalah cara sederhana untuk mengetahui biaya sebenarnya dan memberi penawaran yang adil bagi pelanggan maupun bengkel.
Tahap 1Apa yang perlu dicatat
Untuk setiap proyek, catat jenis dan ukuran barang, kondisi awal, tahapan pekerjaan, jam kerja per tahap, bahan yang dipakai beserta jumlahnya, dan masalah tak terduga yang muncul.
Foto kondisi awal dan akhir juga menjadi bagian penting dari catatan.
Tahap 2Menghitung waktu per tahap
Pisahkan waktu untuk membongkar, mengupas finishing lama, mengamplas, memperbaiki, mewarnai, melapis, dan merakit kembali. Dari situ terlihat tahap mana yang paling memakan waktu.
Sering kali pengupasan dan pengamplasan memakan waktu jauh lebih lama dari perkiraan.
Tahap 3Menghitung pemakaian bahan
Catat berapa liter pewarna, pernis, atau cat yang habis untuk luas permukaan tertentu. Setelah beberapa proyek, Anda akan memiliki angka daya sebar nyata yang lebih akurat dibanding keterangan di kaleng.
Gunakan kalkulator bahan di beranda kami sebagai titik awal, lalu sesuaikan dengan data Anda sendiri.
Tahap 4Menyusun penawaran
Dengan data waktu dan bahan dari proyek serupa, penawaran dapat disusun secara rinci: biaya bahan, upah per tahap, dan cadangan untuk kerusakan tersembunyi. Jelaskan kepada pelanggan bahwa kondisi di balik finishing lama bisa memengaruhi biaya.
Transparansi seperti ini membangun kepercayaan dan mengurangi perselisihan.