Garasi sering menjadi pilihan pertama bagi perajin yang ingin memulai bengkel finishing di rumah. Ruangnya cukup luas dan terpisah dari ruang tinggal. Namun bahan finishing mudah terbakar dan menghasilkan uap, sehingga garasi perlu ditata dengan serius agar aman bagi penghuni rumah.
Tahap 1Bagi menjadi zona
Pisahkan area pengamplasan yang berdebu, area penyemprotan, dan area pengeringan. Debu dari pengamplasan yang menempel pada lapisan basah akan merusak hasil akhir.
Tirai plastik atau partisi sederhana dapat membantu memisahkan zona.
Tahap 2Ventilasi dan pembuangan uap
Pasang kipas pembuang yang mengarahkan udara keluar, dengan bukaan udara masuk di sisi lain. Pastikan uap tidak mengalir ke dalam rumah melalui pintu penghubung.
Matikan atau jauhkan sumber api seperti kompor, pemanas air, dan rokok dari area kerja.
Tahap 3Mencegah kebakaran
Kain lap yang terkena minyak finishing tertentu dapat terbakar dengan sendirinya saat mengering dalam tumpukan. Bentangkan kain lap untuk dikeringkan di luar atau rendam dalam wadah logam berisi air yang tertutup.
Sediakan alat pemadam api ringan yang sesuai dan ketahui cara memakainya.
Tahap 4Penyimpanan dan limbah
Simpan bahan kimia dalam wadah asli, tertutup rapat, di rak yang tidak terjangkau anak, dan jauh dari panas. Jangan membuang sisa thinner atau cat ke saluran air.
Tanyakan kepada dinas lingkungan atau pengepul limbah setempat mengenai cara membuang sisa bahan dengan benar.