Furnitur yang sudah direstorasi dengan indah bisa terlihat biasa saja di foto yang gelap dan berantakan. Sebaliknya, foto yang terlalu banyak diedit dapat mengecewakan pembeli saat barang tiba. Kunci menjual furnitur secara online adalah foto yang menarik sekaligus jujur.
Tahap 1Cahaya alami
Potret di dekat jendela besar atau di teras pada pagi atau sore hari. Cahaya alami yang lembut menampilkan warna kayu dan kilau finishing dengan akurat. Hindari sinar matahari langsung yang menimbulkan bayangan keras dan pantulan.
Matikan lampu ruangan berwarna kuning agar warna tidak bercampur.
Tahap 2Sudut dan detail
Ambil foto dari depan, samping, serong, belakang, dan bagian dalam laci atau lemari. Tambahkan foto detail serat kayu, sambungan, ukiran, dan perangkat keras seperti engsel.
Sertakan foto dengan benda pembanding atau ukuran tertulis agar pembeli membayangkan skalanya.
Tahap 3Latar yang rapi
Gunakan latar polos atau ruangan yang tertata sederhana. Tata ruang dengan beberapa aksesori dapat membantu pembeli membayangkan furnitur di rumah mereka, tetapi jangan sampai menutupi barang utama.
Bersihkan debu dan sidik jari sebelum memotret.
Tahap 4Jujur tentang kondisi
Foto dan tuliskan bekas pemakaian, perbaikan, atau ketidaksempurnaan yang masih ada. Sebutkan jenis kayu, jenis finishing, dan bagian yang diganti.
Pembeli yang merasa mendapat informasi jujur lebih mungkin memberi ulasan baik dan kembali membeli.