Kotak, meja kecil, dan lemari bergaya Turki atau Timur Tengah sering dihiasi inlay kerang mutiara yang berkilau dan pola geometris yang rumit. Furnitur seperti ini banyak dijumpai sebagai oleh-oleh maupun barang antik. Keindahannya membutuhkan perawatan yang berbeda dari furnitur kayu biasa.
Tahap 1Mengenal teknik inlay kerang
Inlay kerang mutiara dibuat dengan memotong potongan kecil cangkang kerang dan menanamkannya ke dalam kayu yang sudah diukir, membentuk pola bunga atau geometris. Tradisi ini berkembang di berbagai wilayah, termasuk pada masa Kesultanan Utsmaniyah.
Kualitas pengerjaan terlihat dari kerapian sambungan dan kesesuaian potongan.
Tahap 2Membersihkan dengan lembut
Bersihkan debu dengan kuas halus atau kain lembut yang kering. Hindari air berlebihan dan pembersih keras yang dapat melunturkan lem atau merusak kilau kerang.
Jangan merendam atau menyemprot furnitur dengan cairan.
Tahap 3Memperbaiki potongan yang lepas
Potongan kerang yang lepas sebaiknya disimpan dan dipasang kembali dengan lem yang sesuai. Untuk barang antik bernilai tinggi, serahkan perbaikan kepada perestorasi berpengalaman.
Mengamplas permukaan yang berhias inlay dapat merusak kerang dan pola secara permanen.
Tahap 4Menjaga kondisi lingkungan
Perubahan kelembapan yang ekstrem membuat kayu menyusut dan memuai, sehingga potongan inlay bisa terlepas. Letakkan furnitur jauh dari sinar matahari langsung dan sumber panas atau AC yang terlalu kencang.
Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi potongan yang mulai longgar sebelum hilang.